Optimis di titik Terendah

523445_3573770219950_637433328_n Jogja – Pagi ini seperti mengingat beberapa tahun silam, saat pagi buta mata dan jemari masih menatatap lentik jemari yang menari diatas keyboard laptop. Dan saat fajar datang mata sudah mulai redup seperti sang kelelawar kembali kesarang, pikiran-pikiran penat pun terselimuti antara matarahi ujung timur sampai ujung barat. Seperti lari dari kenyataan mengumpulkan sisa-sisa semangat untuk menyelesaikan gelar sarjana komputer yang hampir 8 tahun, pagi ini seperti terlintas semua hal-hal yang membuat kenapa saya menghabiskan waktu begitu lama di perjalanan rantauan yang sudah jauh terasa.

Satu keyakinan yang membuat saya bertahan, jangan menyerah dan putus asa serta yakin bahwa ini adalah proses. Proses dimana saya tidak boleh menyerah dan putus asa, andai saya harus berhenti sampai disini dan lari dari keadaan tentu saya menjadi orang yang kalah, dan saya harus membayar masa-masa kemalasan itu dengan sebuah penyesalan tentunya. Hal yang terbaik saya lakukan sekarang ialah bertahan dan melakukan yang terbaik disetiap lingkungan aktifitas saya, meski ketakutan paling besar sering datang ialah gagal dari perjuangan.

Continue reading Optimis di titik Terendah

Cerita Singkat Sejuta, Rasa, Warna dan Cita dalam satu Hari Satu Tulisan